Perbedaan Kurikulum,KTSP, dan Kurikulum 2013

 Nama : Diar Shalihah (11901050)

Kelas : pai 6H

Pengertian Kurikulum


Perbedaan Kurikulum,KTSP, dan Kurikulum 2013

 

Pengertian Kurikulum

Istilah kurikulum berasal dari bahasa latin “ curriculum”, sedang menurut Bahasa Prancis “cuurier” artinya to run (berlari). Istilah kurikulum pada awalnya dipakai dalam dunia olah raga dengan istilah “curriculae” (Bahasa Latin) yaitu suatu jarak yang harus ditempuh oleh pelari atau kereta dalam perlombaan, dari awal sampai akhir. Dalam kamus Webstar 1955 kurikulum diartikan sejumlah mata pelajaran di sekolah atau mata kuliah di perguran tinggi yang harus ditempuh untuk mencapai suatu ijazah. Dalam kamus ini kurikulum juga diartikan keseluruhan pelajaran yang disajikan oleh suatu lembaga pendidikan.

Berikut ini merupakan pengertian kurikulum menurut beberapa pakar kurikulum:

1. Alice Miel dalam bukunya Changing the Curriculum: a Social Proses (1946) mengatakan bahwa kurikulum adalah segala pengalaman dan pengaruh yang bercorak pendidikan yang diperoleh anak di sekolah. Kurikulum mencakup pengetahuan, kecakapan, kebiasaan - kebiasan, sikap, apresiasi, cita – cita, norma – norma, pribadi guru, kepala sekolah, dan seluruh pegawai sekolah.

2. J. Galen Saylor dan William M. Alexander dalam bukunya Curriculum Planning for Better Teaching and Learning (1956) mengatakan bahwa kurikulum adalah segala usaha sekolah untuk memengaruhi anak belajar, apakah dalam ruangan kelas, di halaman sekolah atau di luar sekolah termasuk kurikulum. Kurikulum juga meliputi kegiatan ekstrakurikuler.


Pengertian Kurikulum KTSP

KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing – masing satuan pendidikan. KTSP dikembangkan oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah atau madrasah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor Depag kab / kota untuk pendidikan dasar dan dinas pendidikan / kantor Depag untuk pendidikan menengah dan pendidikan khusus.


Pengertian Kurikulum 2013

Kurikulum 2013 diterapkan oleh pemerintah untuk menggantikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikanyang telah berlaku selama kurang lebih 6 tahun. Kurikulum 2013 masuk dalam masa percobaan di tahun 2013 dengan menjadikan beberapa sekolah menjadi sekolah percobaan. Di tahun 2014, Kurikulum 2013 sudah diterapkan di Kelas I, II, IV, dan V sedangkan untuk SMP Kelas VII dan VIII dan SMA Kelas X dan XI. Diharapkan, pada tahun 2015 telah diterapkan di seluruh jenjang pendidikan. Kurikulum 2013 memiliki tiga aspek penilaian, yaitu aspek pengetahuan, aspek keterampilan, dan aspek sikap dan perilaku. Di dalam Kurikulum 2013, terutama di dalam materi pembelajaran terdapat materi yang dirampingkan dan materi yang ditambahkan. Materi yang dirampingkan terlihat ada di materi Bahasa Indonesia, IPS, PPKn, dsb, sedangkan materi yang ditambahkan adalah materi Matematika. Materi pelajaran tersebut (terutama Matematika) disesuaikan dengan materi pembelajaran standar Internasional sehingga pemerintah berharap dapat menyeimbangkan pendidikan di dalam negeri dengan pendidikan di luar negeri.


Perbedaan Dari Kurikulum KTSP dengan Kurikulum 2013

Perbedaan pokok antara KTSP atau kurikulum tingkat satuan pendidikan (Kurikulum 2006) yang selama ini diterapkan dengan Kurikulum 2013 yang akan dijalankan secara terbatas mulau Juli 2013 yaitu berkaitan dengan perencanaan pembelajaran. Dalam KTSP, kegiatan pengembangan silabus merupakan kewenangan satuan pendidikan, namun dalam Kurikulum 2013 kegiatan pengembangan silabus beralih menjadi kewenangan pemerintah, kecuali untuk mata pelajaran tertentu yang secara khusus dikembangkan di satuan pendidikan yang bersangkutan.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silabus

Hubungan SKL, KI, KD, Penilaian dan Hasil Belajar

Pengembangan Perangkat Pembelajaran