Bahan Ajar
Nama : Diar Shalihah (11901050)
Kelas : pai 6H
Fungsi Bahan Ajar. Bahan ajar adalah seperangkat sarana atau alat pembelajaran yang berisi materi pembelajaran, metode, batasan-batasan, dan cara mengevaluasi yang didesain secara sistematis dan menarik.
Beberapa sumber buku juga menyatakan bahan ajar adalah suatu bahan atau materi pelajaran yang disusun secara sistematis. Suatu bahan ajar juga harus dirancang dan ditulis menggunakan kaida instruksional, karena akan digunakan oleh guru dan para pelajar untuk menunjang proses belajar mengajar.
Dalam kata lain, bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru atau tenaga pendidik dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Oleh sebab itu, bahan ajar dibuat untuk mencapai tujuan yang diharapkan, yakni mencapai kompetensi atau sub kompetensi dengan segala kompleksitasnya.
Adapun permasalahan yang biasanya dihadapi oleh tenaga pendidik adalah memilih atau menentukan bahan ajar yang tepat untuk membantu anak didiknya mencapai kompetensi. Sebab, materi bahan ajar biasanya hanya ditulis secara garis besar dalam bentuk materi pokok pada kurikulum atau silabus.
Dalam hal ini, peran seorang guru dalam merancang atau menyusun bahan ajar sangat menentukan keberhasilan proses belajar mengajar. Seorang guru akan lebih detail dalam memberikan materi pembelajaran kepada anak didiknya dan tercapai semua kompetensi yang telah ditentukan sebelumnya melalui bahan ajar.
Sehingga, bahan ajar sebagai alat pembelajaran juga tidak bisa dikesampingkan dalam satu kesatuan pembahasan yang utuh tentang cara pembuatan bahan ajar.
Pengertian Bahan Ajar Menurut Para Ahli
Adapun pengertian mengenai bahan ajar yang berbeda-beda menurut pada ahli, antara lain:
1. National Center For Competency Based Training (2007)
Menurut National Center For Competency Based Training, bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru atau instruktur dalam melaksanakan proses belajar mengajar di kelas. Bahan ajar yang dimaksud oun bisa tertulis maupun tak tertulis.
Tujuan Pembuatan Bahan Ajar
Secara umum, pembuatan bahan ajar bertujuan sebagai berikut:
1. Memenuhi kebutuhan anak didik sesuai kurikulum
Tujuan utama pembuatan bahan ajar adalah menyediakan materi pembelajaran yang dibutuhkan para peserta didik sesuai kurikulum, yakni bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik, setting atau lingkungan sosial peserta didik.
Adapun yang dimaksud dengan kurikulum adalah perangkat mata pelajaran dan program pendidikan yang diberikan oleh suatu lembaga penyelenggara pendidikan. Kurikulum biasanya berisi rancangan pelajaran yang akan diberikan kepada peserta didik dalam satu periode jenjang pendidikan.
2. Membantu memberikan alternatif bahan ajar untuk anak didik
Pembuatan bahan ajar juga bertujuan membantu peserta didik dalam memperoleh alternatif materi pembelajaran. Karena, terkadang buku pelajaran yang dibutuhkan untuk memenuhi kompetensi para anak didik sulit diperoleh.
Dalam hal ini, alternatif merupakan pilihan lain dari buku pelajaran yang dibutuhkan dalam memenuhi kurikulum. Misalnya, guru menyediakan bahan ajar berupa LKS atau lainnya sebagai alternatif.
3. Memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran
Pembuatan bahan ajar juga membantu memudahkan tenaga pendidik atau guru dalam proses belajar mengajar. Belajar mengajar adalah suatu proses atau usaha seorang tenaga pendidik untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tingkah laku anak didiknya menjadi pribadi yang lebih baik.
Selain itu, belajar mengajar juga rangkaian aktivitas untuk mengatur sebuah lingkungan sehingga membuat peserta didik bisa belajar lebih baik. Dalam hal ini, pembuatan bahan ajar akan membantu guru dalam menuntun para peserta didiknya mencapai kompetensi yang telah ditentukan sebelumnya melalui proses belajar mengajar.
Komentar
Posting Komentar